Home Berita Dinas Kesehatan Gelar Pemilihan Duta Kesehatan

Dinas Kesehatan Gelar Pemilihan Duta Kesehatan

354
0
SHARE
Bupati Sleman Sri Purnomo kalungkan serempang tanda juara peserta pemilihan duta kesehatan Sleman. (Tiras.co/Ambardi)

SLEMAN, tiras.co – Untuk pertama kalinya Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman menggelar pemilihan Duta Kesehatan Kabupaten Sleman. Setelah melalui berbagai tahapan seleksi sejumlah peserta terbaik mengikuti grand final yang diselenggarakan di Hotel Grand Serela, Jl. Magelang, Sleman Sabtu (14/9/ 2019). Selain bertujuan untuk mengembangkan bakat para remaja di bidang kesehatan, juga dimaksudkan agar di Sleman muncul banyak remaja yang mampu membawa misi kesehatan di tengah masyarakat.

Dalam pemilihan duta kesehatan kabupaten Sleman ini, semula ada 200 orang yang mendaftarkan diri sebagai peserta. Namun setelah diseleksi dengan berbagai kegiatan, ternyata dari 200 pendaftar ada 40 peserta yang dinilai memenuhi syarat untuk mengtikuti seleksi tahap kedua. Kemudian dari 40 peserta terbaik itu, diseleksi lagi melalui grand final untuk dipilih 10 peserta terbaik, yang terdiri dari 5 peserta terbaik putra dan 5 terbaik putri.

Dari 10 peserta terbaik itu, terpilih sebagai juara pertama peserta pria Nur Hidayat Lathif, mahasiswa jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, sedangkan juara pertama wanita adalah Dela Ratna Sari, mahasiswi jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Para pemenang tesebut berhak menerima tanda penghargaan serta selempang tanda kejuaraan yang diserahkan oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo kepada yang berhak menerimanya.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabuoaten Sleman, dr Joko Hastaryo, M.Kes, kegiatan ini merupakan wadah bagi remaja untuk mengaktualisasikan bakatnya di bidang kesehatan. Adapun isu yang diangkat pada pemilihan Duta Kesehatan ini, ada lima hal. Yaitu, penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir, penanggulangan stanting, imunisasi, tuberkolosis dan penyakit tidak menular. “Oleh karena itu, Setelah kegiatan ini berakhir, maka para duta terpilih akan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan di bidang kesehatan baik di tingkat kabupaten maupun berbagai tingkat lainnya”, kata Joko.

Sementara Bupati Sleman, Sri Purnomo, dalam sambutanya mengatakan bahwa diera milenial remaja mempunyai peran penting dalam mempromosikan program-program pemerintah, termasuk bidang kesehatan. Terlebih, di era teknologi informasi seperti saat ini, remaja dipandang lebih menguasai teknologi informasi, sehingga mereka harus mampu menyampaikan informasi positif kepada orang-orang seusianya dan bahkan kepada orang tua sekalipun. Oleh karena itu, Sri Purnomo berharap para Duta Kesehatan Kabupaten Sleman ini, nantinya dapat menyampaikan informasi terkait kesehatan di lingkungannya masing-masing, sehingga semua warga Indonesia terutama warga Kabupaten Sleman menjadi paham dalam menjaga kesehatan keluarga. (Ambardi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here