Home Berita Dana Tak Terduga untuk Atasi Wabah

Dana Tak Terduga untuk Atasi Wabah

116
0
SHARE
20CDANA-FOTO
DANA KORONA: Komisi A DPD DIY menyampaikan pendanaan pencegahan virus korona.(Foto: tiras.co/bambang sk)

JOGJA, tiras.co – Upaya keselamatan dan penyelamatan manusia menjadi prioritas alasan penggunaan dana tidak terduga yang ada dalam APBD DIY 2020. Karena itu, Komisi A DPRD DIY menyambut baik terbitnya Permendagri Nomor 20 Tahun 2020 yang dapat dijadikan payung hukum penggunaan dana tidak terduga dalam APBD DIY tahun anggaran 2020 senilai Rp14,8 miliar untuk percepatan penangganan virus korona. Menurut Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, Pemda DIY dapat menggunakan dana tidak terduga yang ada di APBD sebesar Rp14,8 miliar. Tentu besaran yang digunakan sesuai dengan rencana Pemda. Belum tentu kebutuhannya sebesar itu. ”Bisa kurang bisa lebih, kami tunggu perencanaan Pemda. Prinsipnya harus ada dukungan anggaran yang memadai untuk mendukung operasi penanganan dan pencegahan virus korona,” tandas Eko di ruang kerjanya. Dia juga minta inspektorat mengawal agar perencanaan dan kebijakan anggaran sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada. Permendagri 20/2020 dikeluarkan dengan tujuan agar ada pedoman bagi Pemda dalam mempercepat penangganan virus korona di lingkungan pemda. Karena itu, Komisi A berharap Pemda segera menyusun rencana program dan kegiatan dengan dukungan anggaran disusun oleh Tim Percepatan Penanangganan Corona Covid-19 yang saat ini dalam tahap finalisasi. Penggunaan anggaran dana darurat ini hendaknya diprioritaskan untuk upaya melindungan masyarakat dari ancaman virus dan mendukung operasi penanganan dan pencegahannya. Sisi kemanusiaan yang menjadi prioritas. Menurut Eko, APBD juga bisa digunakan untuk menanggung sebagian biaya penanganan ODP. Prinsipnya negara hadir bekerja keras menangani dan mencegah agar masyarakat sehat. Selain pemda, pembiayaan penangganan dan penyembuhan pasien juga turut ditanggung pusat serta pemerintah kabupaten/kota. Ia berharap CSR juga dapat dikonsolidasikan untuk mendukung program penanganan dan pencegahan virus korona. bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here