Cabai Temanggung Baik Dikonsumsi

Bupati Temanggung HM Al Khadziq mengecek langsung pertanian cabai di wilayahnya.(Foto: ist)

TEMANGGUNG, tiras.co – Cabai di sejumlah wilayah mengalami kenaikan beberapa waktu ini. Kenaikan akibat pasokan yang cenderung kurang karena faktor curah hujan tinggi. Ini menjadi angin segar bagi petani untuk menutup kerugian akibat harga yang tidak baik selama pandemi.

Sayangnya, kenaikan tersebut justru dimanfaatkan oleh oknum yang tergiur harga mahal untuk mencari keuntungan dengan mencampur cabai merah yang bagus dengan cabai hijau yang dicat merah.

Bupati Temanggung HM Al Khadziq menegaskan kualitas cabai petani Temanggung bagus,petaninya jujur, dan menjual hasil panen apa adanya tanpa rekayasa. Jadi jika ada cabai yang diberi warna cat merupakan ulah oknum yang tidak bertanggungjawab bukan dilakukan oleh petani atau pedagang.

Ia menghimbau kepada petani cabai Temanggung untuk tetap menjaga kualitas jangan sampai menurunkan kepercayaan konsumen. Selain itu mengajak seluruh masyarakat tidak takut mengkonsumsi cabai Temanggung.

Rugikan Petani

Petani cabai Temanggung, Muhammad Mutamakin menyesalkan kejadian cabai yang diberi pwarna karena sangat merugikan semua petani. Mereka menjual hasil panen apa adanya dan tidak pernah neko-neko.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Temanggung, Sri Haryanto mengatakan cabai Temanggung mempunyai kualitas baik, menjadi penyuplai cabai ke beberapa kota besar termasuk Jakarta. Hal itu tentunya atas dasar kepercayaan dan bukti pedagang sebagai pelaku usaha yang baik, lebih mengedepankan hubungan bisnis jangka panjang, bukan pedagang nakal.

”Berdasarkan pantauan Disperindagkop UKM Temanggung fakta yang terjadi di pasar pasar tradisional di wilayah Temanggung tidak terdapat cabai yang diberipewarna. Saat ini perdagangan cabai pada kondisi yang aman dan lancar dengan kualitas cabai yang tetap baik dan aman dikonsumsi,” tandas Sri Haryanto.(yudhistira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here