Home Senggang Butet dan Landung Siap Bacakan Puisi Nana

Butet dan Landung Siap Bacakan Puisi Nana

707
0
SHARE
Butet Kartaredjasa

BANTUL, tiras.co- Aktor Butet Kartaredjasa dan Landung Simatupang akan tampil membacakan puisi karya Nana Ernawati pada acara Sastra Bulan Purnama di Tembi Rumah Budaya, Jalan Parangtritis, Bantul, Senin, 2 April 2018 mendatang.

Pertunjukkan bertajuk ‘Lagu Puisi Nana Ernawati’ ini, puisi-puisi Nana Ernawati akan digubah menjadi lagu oleh empat kelompok musik dari Yogya. Keempat kelompok musik itu masing-masing Ujug-Ujug Musik, SWARAA, Sasmyrat dan Noctturne. Masing-masing grup akan melagukan puisi karya Nana Ernawati. “Saya merasa takjub, bahwa puisi-puisi saya bukan hanya diapersiasi, tapi juga ditafsirkan oleh kawan-kawan secara berbeda-beda. Yang lebih menggetarkan lagi, dua aktor yang saya kagumi akan membacakan puisi saya,” kata Nana.

Koordinator acara, Ons Untoro menjelaskan, Kelompok musik SWARAA yang dipimpin Rimawan Ardono (Donas) juga akan membawakan tiga lagu puisi Nana berjudul Angin Yang Bertami 1, Angin Yang Bertamu 2, dan Suka Cita. Sedangkan Ujug-ujug Musik bakal membawakan 6 lagu puisi, masing-masing berjudul Aku Ingin, Berbincang Dengan Angin, Mata Elang, Sebuah Lagu sebuah hati, Pintu-pintu Langit, dan Saatnya. Sementara Nocturne akan membawakan 3 lagu puisi berjudul Usai: saat ibu seda, Kartu Pos dari sebuah kota, dan Kau Berubah menjadi Abadi. Untuk Sasmyrat akan membawkan 4 lagu puisi berjudul Aku belajar mencintai darimu, Dialog Diam, Rabbana ya rabbana, Sajak Setangkai Mawar, dan Sajak Pageblug. “Menafsirkan puisi tidak hanya dengan dibacakan, tetapi juga bisa dilagukan atau dibuat dalam bentuk misikalisasi puisi,” tutur Ons.

Menurutnya, lagu puisi dan musikalisasi puisi adalah dua hal yang berbeda. Pertama, puisi dibuat mejadi lagu, sedang musikalisasi puisi bisa berupa membacakan puisi diiringi musik. Atau keduanya dipadukan melagukan puisi dan di tengahnya ada pembacaan puisi.

Dijelaskan, setiap acara ini sering ditampilkan lagu puisi, namun sifatnya lebih sebagai selingan di tengah pembacaan puisi. Namun kali ini, Sastra Bulan Purnama, khusus menyajikan lagu puisi dari karya Nana, dan pembacaan puisi untuk selingan.

bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here