Home Tekno BRG Gandeng UGM Buat Peta Penyelamatan Lahan Gambut

BRG Gandeng UGM Buat Peta Penyelamatan Lahan Gambut

708
0
SHARE
Tengah menyusun Peta Penyelamatan Lahan Gambut
Tengah menyusun Peta Penyelamatan Lahan Gambut

JOGJA, tiras.co – Peta panduan penyelamatan lahan gambut dibuat Badan Restorasi Gambut (BRG), dengan mengandeng tim ahli dari UGM. Peta berskala 1:20.000 ini akan memetakan daerah di sekitar lahan gambut yang memiliki sumber cadangan air.

BRG Gandeng UGM Buat Peta Penyelamatan Lahan Gambut
BRG Gandeng UGM Buat Peta Penyelamatan Lahan Gambut

Pembuatan peta ini direncanakan selesai pada awal tahun nanti. Dan akan menjadi panduan teknis bagi 7 provinsi yang memiliki lahan gambut untuk mencegah risiko kebakaran di saat musim kemarau. “UGM juga akan merestorasi lewat pemanfaatan kesatuan hidrologi gambut (KHG),” kata Rektor UGM Prof Ir Dwikorita Karnawati MSc, PhD usai menandatangani kerja sama dengan BRG di Kantor Pusat UGM, Jumat (9/12/2016).

Kepala BRG Nazir Foead menyebutkan ada 14 juta hektar lahan gambut yang ada di 17 provinsi. Namun pihaknya saat ini memfokuskan untuk lahan gambut sekitar 13 juta hektar yang ada di 7 provinsi . “Presiden minta kita fokus di 7 propinsi. Dari 13 juta itu, yang masih utuh atau masih bagus berupa hutan prmier tidak sampai 6 juta hektar,” katanya.

BRG menargetkan hingga tahun 2020 ada 2,4 juta lahan gambut yang sudah direstorasi. Untuk waktu jangka pendek akan dilakukan tindakaan restorasi lahan gambut dengan memafaatkan sumber air di sekitarnya. Untuk merestiorasi tersebut, BRG menunggu adanya hasil kajian pemetaan berupa peta gesspasil lahan gambut yang tengah disusun UGM.

Rektor Dwikorita menerangkan Pulau Padang, Riau dipilih sebagai model pengembangan kesatuan hidrologi gambut untuk mencegah kebakaran lahan gambut. Tim UGM juga menyiapkan data geospasial untuk restorasi hidrologi atas kerja sama sebelumnya antara UGM dalam penyediaan peta kontur resolusi tinggi yang diturunkan dari hasil pemotretan full-coverage LiDAR seluas 110.000 hektar, sebagai panduan dalam restorasi hidrologi. “Pulau kecil ini kita jadikan model karena hampir keseluruhannya berupa lahan gambut menjadi makin rentan terhadap bencana kebakaran beberapa tahun terakhir,” katanya. (bambang sk/tiras/co)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here