Home Berita BPD DIY Bantu Pembangunan Jalan Tol

BPD DIY Bantu Pembangunan Jalan Tol

59
0
SHARE
16LBANK-FOTO
MOU: Kerja sama BPD DIY dan PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM). (Tiras.co/bambang sk)

JOGJA, tiras.co – Bank BPD DIY turut berperan dalam pembangunan jalan tol Jogja-Solo yang diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi DIY. Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad berharap dengan ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU), antara BPD DIY dan PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM) dapat memberikan semangat dan berdampak positif bagi perekonomian DIY, karena jalan tol yang dibangun dinilainya sangat strategis.
”Melalui kerjasama ini juga diharapkan bermanfaat, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam jangka pendek semoga memberikan BPD DIY lebih berfungsi lagi sebagai intermediary bank, sehingga fungsi di dalam pembangun proyek konstruksi strategis nasional dapat berperan aktif,” kata Santoso di Kantor BPD DIY, Selasa (15/12/2020).
Pada jangka panjang, jalan tol sangat strategi dalam pengembangan ekonomi di DIY. Selaras dengan itu, BPD DIY coba terus berkembang selaras dengan tuntutan perkembangan masyarakat di DIY. Ini menjadi momentum segera bangkit dari pandemi.
Beberapa hal yang dikerjasamakan antara BPD DIY dan PT JMM menyangkut pembayaran dana ganti untung talangan tanah melalui rekening PT Bank BPD DIY kemudian kerja sama pembiayaan dengan subkontraktor yang mengerjakan konstruksi dan kerjasama pembiayaan dana talangan tanah, serta kerjasama kredit investasi untuk pembangunan tol PT JMM.

Kebutuhan Transportasi
Direktur Utama PT JMM, Adrian Priohutomo mengatakan, selaras dengan program pemerintah terkait pembangunan infrastruktur, pihaknya berperan melaksanakan pembangunan tol dari Jogja-Solo-Kulonprogo yang panjangnya mencapai 97 kilometer dan sebagian besar ada di DIY. Ia berharap adanya jalan tol dapat memenuhi kebutuhan transportasi, jalan raya, khususnya yang memberi manfaat kepada masyarakat. Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekitarnya, khususnya DIY.
Adrian mengungkapkan ada beberapa hal yang menjadi fokus pihaknya, integrasi Aeropolis di Kulonprogo. Kedua, rencana penyesuaian trase di Mlangi Sleman, karena ada pesantren yang terlampaui trasenya, diharapkan tidak terkena. Saat ini pihaknya tengah berdiskusi dengan pesantren. Ketiga, dukungan dari Pemprov untuk seksi tiga tol. ”Untuk kebutuhan pendanaan ditaksir sebesar Rp18,9 triliun, dan juga back-up dana talangan, paling tidak Rp 3 triliun,” ujarnya.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyambut baik dukungan dan kerja sama BPD DIY dan PT JMM. Ia mengatakan agar proyek pembangunan tol dapat bermanfaat bagi masyarakat, mendukung pertumbuhan ekonomi.
Dengan aktivitas pembangunan tol ini diharapkan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di DIY, yang terpukul akibat pandemi Covid-19. Pada triwulan II mencapai kontraksi 6,72%, dan pada triwulan III, tumbuh lebih baik dengan kontraksi 2,84% dan diharapkan pada triwulan IV nanti semakin membaik dengan adanya proyek tol.
bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here