Home Berita BOB Ingin Warga Penuhi Standar Penyambutan Wisatawan Borobudur

BOB Ingin Warga Penuhi Standar Penyambutan Wisatawan Borobudur

291
0
SHARE

JOGJA, tiras.co – Dalam proses perubahan menjadi Badan Layanan Umum (BLU), Badan Otorita Borobudur (BOB) kini fokus pada pendapatan dan belanja. Karena itu, BOB mempersiapkan warga sekitar lokasi wisata Borobudur untuk memenuhi standar penyambutan wisatawan.

Direktur Utama BOB, Indah Juanita menjelaskan, selama proses menjadi BLU akan selalu koordinasi dengan Pemda Magelang, Purworejo dan Kulonprogo untuk membuat jalur ke lokasi kawasan Badan Otorita Borobudur. “Setelah itu akan dibangun entrance atau pintu masuk dari tiga kabupaten itu sebagai ujung tombak pertumbuhan ekonomi, di mana sekitar entrance akan ada potensi sumber pendapatan,” kata Indah dalam siaran persnya, kemarin.

Ini, lanjut Indah, demi kepentingan pariwisata bersama. Sembari berproses menjadi BLU, pihaknya juga mencari terobosan agar bisa mengeksekusi berbagai kegiatan lebih menyeluruh. “Sambil menunggu jalur bedah Menoreh terlaksana. Sebab, jalur ini benar-benar akan menghidupkan kawasan wisata”.

Ia menegaskan, program koordinatif sedang terus dijalankan. Di antaranya mengkaji tracking dan offroad dari Borobudur ke Magelang, Purworejo dan Kulonprogo. Karena itu, BOB juga sedang mendata penduduk yang berpotensi di luar kawasan Borobudur, yang sekiranya dapat digandeng membentuk simpul aktivitas pariwisata. “Penduduk yang rumahnya asri, kami beri pelatihan. Ini supaya bisa menyiapkan makanan yang higienis dengan bentuk menarik. Mereka juga kami ajarkan bertutur sapa sebagaimana pelayan pariwisata,” tutur Indah.

Saat menjadi BLU, nantinya BOB akan mengajukan dana perbaikan untuk toilet warga dan memberi peralatan dapur yang memadai. Konsep peralatan dapur untuk menjamu wisatawan pun didesain tradisional agar wisatawan tetap merasakan keasrian dan keaslian perdesaan.

Tujuannya tak lain agar di jalur tracking wisatawan jalan kaki dari hotel, mereka akan bertemu penduduk desa yang rumahnya sudah disiapkan. penduduk akan menjamu tamu secara alami. “Dapur penduduk jangan dirombak, biarkan alami, asal higienis,” imbau Indah. */bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here