Home Berita BKAD Sleman Luncurkan Layanan PBB Online

BKAD Sleman Luncurkan Layanan PBB Online

253
0
SHARE
Kusniati. (tiras.co/Ambardi)

Sleman, tiras.co – Untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman, meluncurkan pelayanan Pajak Bumi Bangunan (PBB) Online. Dengan kemudahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para wajib pajak dalam membayar pajak, sehingga pendapatan daerah Kabupaten Sleman menjadi lebih optimal.

Menurut Kepala Bidang Penagihan dan Pengembangan BKAD Sleman, Kusniati SE MM, peningkatan layanan merupakan tindak lanjut dari Peraturan Daerah Nomor 47 Tahun 2013 tentang Tata Cara Pemungutan Pajak Daerah sebagaimana diubah dengan Peraturan Baupati Nomor 112 Tahun 2016.

Selain itu, juga berdasarkan Peraturan Bupati Sleman Nomor 45 Tahun 2012 tentang Tata Cara Penerbitan dan Penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang dan Surat Ketetapan Pajak Daerah Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan sebaimana diubah dengan Peraturan Bupati SLeman nomor 52 tahun 2015.

”Cara mengaksesnya juga tidak sulit yakni melalui website BKAD Sleman di http://simpelpbb.slemankab.go.id. Nanti akan muncul berbagai layanan terkait pelayanan PBB,” kata Kusniati. Dengan layanan tersebut, masyarakat akan semakin mudah mengurus berbagai hal terkait PBB.

Caranya, wajib pajak mendaftar melalui website tersebut dengan memasukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan masukkan nomer telepon. Setelah mengisi wajib pajak akan mendapat SMS berupa username dan password. Selanjutnya, wajib pajak melakukan login untuk mengisi permohonan sesuai layanan yang dikehendaki.

Dalam layanan tersebut tersedia berbagai pilihan yaitu pendaftaran obyek pajak baru, mutasi subyek pajak pecah/utuh, mutasi subyek gabung, pembetulan SPPT, pembatalan SPPT, salinan SPPT, dan pemberian SK NJOP.

Makin Mudah

Dengan layanan PBB Online tersebut, para wajib pajak semakin mendapatkan kemudahan dalam mengajukan layanan permohonan pajak PBB, karena para wajib pajak tidak harus datang ke BKAD Sleman.

Selain itu, layanan PBB Online juga dapat meningkatkan keamanan data dan pengarsipan. Pasalnya, berkas permohonan terkumpul dalam bentuk file digital dan terorganisir sesuai registrasi Nomer Objek Pajak (NOP).

Kehilangan dan kerusakan berkas permohonan lebih sedikit dibandingkan dengan penggunaan berkas kertas. Di sisi lain, data pengguna dan pemakai aplikasi menggunakan basis NIK dari data kependudukan. Sehingga, data-data pengguna dan pemakai lebih akurat.

”Pendataan Surat Pemberitahuan Objek Pajak dan lampirannya (SPOP dan LSPOP) menggunakan formulir digital yang informatif, mudah dipahami dan terintegrasi googlemap sehingga pendataan identifikasi tanah menjadi akurat. Dengan pelayanan PBB Online wajib pajak akan semakin mudah,”tandas Kusniati.

Dijelaskannya, di tahun 2020 ini total wajib pajak PBB di Sleman sebanyak 625.000 dengan ketetapan nilai pajak sebesar Rp 87 miliar. Namun pemasukanya ditargetkan sebesar Rp 74 miliar, dan diyakini target tersebut akat tercapai.(Ambardi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here