Home Berita BATAN Gelar Indonesia NEXPO 2019 di Yogyakarta

BATAN Gelar Indonesia NEXPO 2019 di Yogyakarta

252
0
SHARE

JOGJA, tiras.co – Teknologi nuklir telah dimanfaatkan di berbagai bidang kehidupan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia, di antaranya pertanian, kesehatan, industri, dan lingkungan. “Khususnya di bidang kedokteran, aplikasi teknologi nuklir dapat dimanfaaatkan untuk pemeriksaaan diagnostik dan terapi yang memiliki keunggulan lebih dibanding pengobatan konvensional,” kata Edy Giri Rachman Putra, penanggung jawab acara Indonesia Nuclear Expo (NEXPO) 2019 di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, Jumat (6/9/2019).

Indonesia NEXPO 2019 mengusung tema “Encouraging Application of Nucelar Science, Technology, Innovation and Human Resources Development Towards Prosperous Indonesia” bertujuan mengenalkan aplikasi teknologi nuklir kepada masyarakat. Kegiatan ini membahas berbagai aplikasi teknologi nuklir, utamanya kedokteran nuklir, peningkatan kualitas SDM nuklir yang profesional, dan menguatkan jalinan kerja sama antara Persatuan Kedokteran Nuklir Indonesia (PKNI), BATAN dan (stakeholder) pemangku kepentingan lainnya dalam membangun industri nuklir di Indonesia. Selain itu, di bidang kimia, aplikasi iptek nuklir digunakan untuk menganalisis unsur, titrasi radiometri, nuclear dating serta analisis radioaktivitas lingkungan. Aplikasi di bidang kimia ini disebutnya banyak dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya perguruan tinggi dan lembaga penelitian.

Indonesia NEXPO 2019, menurut Edy Giri, menjadi forum yang menarik karena mempertemukan para pakar di bidang nuklir, kedokteran, pertanian, profesional di bidang nuklir serta masyarakat umum dan khususnya generasi muda (komunitas muda nuklir Indonesia). “Pertemuan ini dapat membuka peluang untuk mendapatkan informasi terbaru hasil penelitian dan inovasi terkait dengan aplikasi iptek nuklir melalui sharing dalam forum, pameran produk dan kegiatan lainnya,” ujar dia.

Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan mengharapkan, melalui kegiatan ini banyak masyarakat yang mengetahui manfaat teknologi nuklir untuk kesejahteraan manusia. “Harapannya banyak masyarakat mengetahui aplikasi iptek nuklir di berbagai bidang, khusunya aplikasi di bidang non energi,” katanya.

Selain itu, penyelenggaraan Indonesia NEXPO 2019 ini diharapkan BATAN mampu meningkatkan keterlibatan para pemangku kepentingan di berbagai bidang. Keterlibatan ini tercermin dari rangkaian kegiatan yang melibatkan para pemangku kepentingan yang mengikuti Indonesia NEXPO 2019, antara lain aplikasi berkas neutron, radiografi, radiasi untuk polimer, akselerator dan aplikasinya termasuk aplikasi mesin berkas elektron (MBE) untuk mendukung pewarnaan batik dengan bahan alam.

Indonesia NEXPO 2019 merupakan rangkaian kegiatan yang berlangsung mulai 2 – 7 September 2019 di Serpong Banten, dan Yogyakarta mencakup BATAN Accelerator School oleh Pusat Sains dan Teknologi Akselerator (PSTA), Forum for Nuclear Cooperation Asia (FNCA) yang diselenggarakan Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), Nucelar Quality Expo 2019 oleh Pusat Standarisasi Mutu Nuklir (PSMN), seminar ilmiah internasional yang diselenggarakan bersama antara Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN), Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju (PSTMB), dan Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan (PSTNT), Nuclear Youth Summit oleh Pusat Diseminasi dan Kemitraan (PDK), serta Perhimpunan Kedokteran Nuklir Indonesia (PKNI).

Puncak kegiatan Indonesia NEXPO 2019 berlangsung 6 – 7 September 2019 di Hotel Royal Ambarrukmo, dihadiri sekitar 600 orang dari kalangan dosen, mahasiswa, peneliti, dokter, praktisi kesehatan, praktisi iptek nuklir, birokrat, industri dan masyarakat umum. bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here