Home Berita Bapeten Belum Menerima Izin Pendirian PLTN

Bapeten Belum Menerima Izin Pendirian PLTN

549
0
SHARE
nuklir-foto
DISKUSI NUKLIR: Sejumlah pakar dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) memberi edukasi tentang nuklir di depan mahasiswa dan dosen UAD. (yudhistira/tiras.co)

JOGJA, tiras.co – Beberapa waktu lalu sempat beredar kabar bakal ada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) namun sampai sekarang belum ada pihak-pihak yang mengajukan izin pendirian PLTN. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) sebagai satu-satunya lembaga pengawas belum menerima permohonan izin terkait pendirian PLTN.

”Negara ada keinginan bahwa tahun 2025 akan berdiri PLTN tapi sampai sekarang tidak ada izin. Padahal untuk proses perizinan sampai pembangunan bisa memakan waktu paling cepat 10 tahun dan paling lambat 17 tahun,” ungkap Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) Republik Indonesia, Prof Dr Jazi Eko Istiyanto MSc IPU saat berbicara dalam workshop di Universitas Ahmad Dahlan, Selasa (5/9/2017).

Menurutnya kalau memang Indonesia akan membangun PLTN pasti perizinan sudah masuk. Sejauh ini pihaknya belum pernah menerima berkas perizinan pendirian PLTN. Ia mengatakan butuh waktu lama mendirikan PLTN karena memerlukan kajian dari berbagai bidang dan indikatornya mencapai lebih 500.

Ia menjelaskan meskipun belum memiliki PLTN dan belum ada tanda-tanda bakal mendirikannya, Indonesia mendapat kepercayaan dari badan tenaga nuklir internasional. Bahkan banyak ahli nuklir dari Indonesia yang bekerja di badan tersebut serta di negara-negara lain yang memiliki serta mengembangkan reaktor nuklir.

Sejumlah negara sudah mulai mendirikan PLTN seperti Vietnam dan Bangladesh. Vietnam masih dalam proses tapi terhenti karena kekurangan dana sedangkan Bangladesh hampir jadi. Dalam waktu dekat PLTN di sana beroperasi. Indonesia sejak zaman Presiden Soekarno sebenarnya sudah siap mengembangkan tenaga nuklir tapi sampai sekarang belum terwujud.

”Banyak yang ragu-ragu apakah nuklir aman, saya tegaskan aman karena ada Bapeten,” tandasnya.

yudhistira

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here