Home Berita Baca Puisi Baca Gunung Api di Tembi

Baca Puisi Baca Gunung Api di Tembi

358
0
SHARE

BANTUL, tiras.co – Sejak 1970 hingga kini penyair Iman Budhi masih terus aktif menulis puisi. Ia akan tampil membacakan puisi karyanya bersama sejumlah penyair lain dari berbagai kota di Jawa dan luar Jawa, dalam acara Sastra Bulan Purnama di Tembi Rumah Budaya Jl. Parangtritis Km 8,5 Bantul, Rabu (26/6/2019).

Bertajuk ‘Membaca Puisi Membaca Gunung Api’ yang diisi peluncurkan antologi puisi berjudul ‘Cincin Api’ ditulis 34 penyair dari berbagai kota. Di antaranya Daladi Ahmad, penyair dari Magelang. Ia sehari-hari berprofesi sebagai guru SMP di Ngluwar, Magelang, akan membawakan dua lagu puisi karyanya. Sedangkan penyair dari Riau, Panggung Toktan akan menampilkan musikalisasi puisi. Untuk penampil dari Sumatra Barat akan menyajikan satu nomor pantomin.

Para penampil lainnya Dheni Kurnia, Aris Abeba, Tien Marni (Riau), Syarifuddin Arifin, Moh.Ibrahim Ilyas, Endut Ahadiat, Hermawan (Sumbar), Amrizal (Bengkulu), Anther Panther Olii (Manado), Umi Risa (Jawa Barat), Suharmono (Jawa Timur), Tjahjo Widarmanto (Ngawi), Nia Samsihono (Jakarta) dan Choen Supriyatmi (Yogyakarta) akan membacakan puisi karya Bambang Widiatmoko. Dua penyair tamu, Jassinsalleh dan AC.Jeffry (Malaysia) akan ikut tampil membaca puisi.

Penyair asal Yogya Iman Budhi Santosa, kurator buku puisi ‘Cincin Api’ ini mengatakan, antologi puisi bertemakan ‘Erupsi dan Mitos Gunung Berapi’ ini mengangkat tema berkaitan dengan Gunung Merapi. Dengan adanya perhatian seperti itu Merapi jadi terkesan memperoleh posisi ‘istimewa’.

Padahal, menurutnya, keistimewaan seperti dimiliki Merapi dimungkinkan juga terdapat pada gunung berapi lain yang masih aktif di Indonesia dalam bentuk yang berbeda. Seperti Gunung Kelud, Semeru, Bromo, Galunggung, Pangrango, Tangkubanprahu, anak Krakatau, Kerinci, Sinabung, Soputan, Rinjani, Tambora dan lainnya.

Ons Untoro, koordinator acara menyebutkan, Sastra Bulan Purnama sepanjang tahun 2019 akan diisi peluncuran antologi puisi, baik antologi tunggal karya seorang penyair maupun antologi puisi bersama. Selain antologi puisi, juga akan diluncurkan kumpulan cerpen karya beberapa cerpenis perempuan dari Yogya. bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here