Home Berita Asosiasi Media Siber Indonesia Gelar Kongres

Asosiasi Media Siber Indonesia Gelar Kongres

64
0
SHARE
31HMEDIA-FOTO
Sri Mulyani / bambang sk

JAKARTA, tiras.co – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menggelar kongres kedua secara virtual, pekan lalu. Dalam acara pembukaan tersebut dihadiri Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch Bangun.
Dalam kesempatan itu Menkeu Sri Mulyani Indrawati menyampaikan kondisi ekonomi saat ini sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga roda perekonomian tidak berhenti, mulai dari menggelontorkan anggaran hingga mengeluarkan sejumlah kebijakan yang bisa membantu pemulihan kondisi perekonomian. Media menurutnya harus turut membantu upaya pemerintah.
Terkait dengan keberlangsungan media konvensional maupun digital, Sri Mulyani menekankan sejumlah hal. Pemerintah telah mempertimbangkan sejumlah usulan yang masuk melalui Dewan Pers, antara lain untuk PPn kertas, ditetapkan ditanggung pemerintah mulai Agustus. Pajak penghasilan (PPh) juga sudah diturunkan. Untuk BPJS Ketenagakerjaan, PP sedang dalam proses penyelesaian. Mengenai tantangan AMSI saat ini luar biasa, yakni ingin memerangi disinformasi, hoax, dan misinformasi. Kondisi ini juga dihadapi oleh Amerika Serikat.Ketiga, concern public goods harus dimiliki. Iklan pemerintah di media lokal akan diupayakan tanpa menimbulkan retaliasi.

Ciptakan Kejernihan
Sri Mulyani menyampaikan bahwa masyarakat mengharapkan informasi yang tidak kering. Ini membutuhkan perubahan dari policy maker. Media siber bisa menjadi partner untuk menciptakan kejernihan bagi masyarakat, harus seimbang antara kebebasan berekspresi dan tanggung jawab sosial.
Menurut dia harus ada partnership dan komunikasi yang kuat untuk membangun ekosistem yang sehat untuk mengisi ruang publik dengan informasi yang baik. Ia mengatakan kalau sama-sama berjalan, kekuatannya bisa lebih besar, daripada bergerak sendiri-sendiri. Ini penting untuk bisa mengurangi distorsi di ruang publik. Kongres Kedua AMSI sedianya digelar di Surabaya.
Namun, karena kondisi yang tidak memungkinkan, kongres tersebut akhirnya digelar secara virtual. Tema yang diusung ”Membangun Ekosistem Media Siber Berkelanjutan”. Kongres diikuti 338 anggota AMSI yang tersebar di 21 provinsi dari Aceh hingga Papua.
Ketua Umum AMSI Wens Manggut menyorot sejumlah kondisi yang dihadapi media saat ini, utamanya media digital, di tengah begitu banyaknya pemain di industri tersebut. Begitu banyak raksasa platform yang nyaris melakukan semua pekerjaan media, tetapi tidak terikat dengan regulasi tentang pers. Tak heran, mereka pun lebih sigap beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi, karena tak dibelenggu oleh aturan (unregulated). bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here