Home Berita Antisipasi Kenaikan Iuran BPJS

Antisipasi Kenaikan Iuran BPJS

238
0
SHARE
Peserta menyimak Seminar BPJS Kesehatan yang membahas kenaikan iuran. (tiras.co/bambang sk)

JOGJA, tiras.co – Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Dr Sardjito Yogyakarta dr Rukmono Siswishanto SpOG menilai perlunya rumah sakit mengantisipasi dampak kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

”Perlu antisipasi dampak kenaikan premi BPJS, dan harus diikuti monitoring evaluasinya,” kata Rukmono dalam seminar nasional BPJS Kesehatan yang Semakin Berkualitas di H Boutique Hotel Yogyakarta, Selasa (19/11).

Seminar yang banyak diikuti peserta dari kalangan rumah sakit itu menampilkan pula pembicara Guru Besar Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran UGM Prof dr Laksono Trisnantoro MSc PhD dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta Dwi Hesti Yuniarti.

Rukmono mengatakan dampak kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan akan ada penurunan kelas yang diprediksi 30 sampai 40 persen. Dengan kenaikan tarif itu dikhawatirkan tunggakan iuran bakal meningkat dan tentunya berimbas pada rumah sakit.

Menurutnya agar rumah sakit tetap maju dan survive, perlu menurunkan biaya ke pasien, selain itu meningkatkan jumlah kunjungan. Karena itu perlu kreativitas dan kaizen, perbaikan sedikit demi sedikit tapi secara berlanjut.

Sebelumnya Prof Laksono menyebutkan BPJS masih bertumpu pada APBN yang lemah dan tidak stabil. Selain itu juga disoroti tentang konsumsi masyarakat yang rendah dalam soal kesehatan. Ia mencontohkan untuk beli rokok mampu, tapi begitu bayar premi merasa berat.(bambang sk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here