Home Berita Anggaran untuk GTT, PTT dan Honorer

Anggaran untuk GTT, PTT dan Honorer

230
0
SHARE
Bupati Sleman Sri Purnomo memberi penghargaan pada guru. (tiras.co/ambardi)

SLEMAN, tiras.co – Pegawai Tidak Tetap, Guru Tidak Tetap, pegawai honorer kategori 2 di Sleman boleh sedikit merasa lega. Pasalnya, Pemkab Sleman telah menganggarkan dana Rp 51,392 miliar khusus untuk meningkatkan honor mereka. Meski peningkatan honor masih jauh dari Upah Minimal Kebupaten (UMK), namun setidaknya ada peningkatan.

Bupati Sleman, Sri Purnomo mengakui peningkatan honorer bagi GTT, PTT dan pegawai honorer tersebut memang masih jauh dengan UMK yang ditetapkan Pemerintah DIY. Penambahan honor tersebut disesuaikan kemampuan anggaran Pemkab.

Tetapi dengan penambahan honorer tersebut mampu meningkatkan semangat dan kualitas pendidikan di Sleman, karena peran guru sangat penting dalam mentransfer ilmu kepada anak didiknya.

”Penambahan honorer bagi GTT, PTT dan pegawai honorer kami sesuaikan dengan kemampuan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD). Saat ini Pemkab Sleman belum bisa memenuhi harapan para GTT dan PTT maupun para pegawai honorer, karena saat ini GTT dan PTT baik di sekolah negeri maupun swasta cukup jumlahnya banyak. Belum lagi dengan jumlah pegawai honorer K2,” papar Sri Purnomo saat menghadiri HUT ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional di Gedung Serba Guna Sleman.

Sesuai Kemampuan

Kenaikan honor GTT dan PTT bervariasi sesuai sekolah yang ditempati. Bagi GTT yang mengajar di sekolah negeri, honor yang diberikan selama ini sebesar Rp 420.000 per bulan, mulai Januari 2020 meningkat menjadi Rp 700.000 per bulan. Bagi PTT sekolah negeri, dari Rp 350.000 bertambah menjadi Rp 650.000.

Lain halnya untuk GTT sekolah swasta, honor yang diterima dari Rp 420.000 meningkat menjadi Rp 600.000, PTT dari Rp 350.000 menjadi Rp 500.000. Kenaikan honor antara sekolah negeri dan swasta berbeda dengan harapan masing-masing yayasan menambah honornya sesuai kemampuan.

”Kabupaten lain ada yang memberi honor hanya kepada GTT dan PTT sekolah negeri. Tetapi kami tidak tega memberikan honor hanya kepada GTT dan PTT sekolah negeri. Walaupun angkanya sedikit berbeda, mudah-mudahan mereka mendapat tambahan dari yayasan masing-masing,” tandasnya.

Disisi lain, bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pemkab Sleman juga mengalokasikan anggaran untuk menambah honor dari Rp 350.000 menjadi Rp 500.000. Pegawai honorer kategori 2 (K2) yang sebelumnya menerima Rp 1.000.000 menjadi Rp 1.200.000.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PGRI Sleman, Sudiyo mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sleman yang telah peduli dan memperhatikan kesejahteraan GTT dan PTT yang selama ini berjuang di dunia pendidikan.

Penambahan honor tersebut menambah semangat para GTT dan PTT serta para pegawai honorer di Sleman, sehingga kualitas pendidikan juga mengalami banyak peningkatan.(ambardi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here