Home Berita Aliansi BEM se-Indonesia Laporkan Menristekdikti ke Bawaslu

Aliansi BEM se-Indonesia Laporkan Menristekdikti ke Bawaslu

445
0
SHARE

JOGJA, tiras.co – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia melaporkan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir ke Bawaslu RI atas dugaan pelanggaran pemilu di Universitas Brawijaya, Malang.

Koordinator Pusat BEM SI, Muhammad Nurdiyansyah menyebutkan, pada Rabu, 27 Maret 2019 Mohamad Nasir selaku Menristekdikti tampil berbicara dalam kuliah umum bertema “Kebijakan Kementerian Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0”. Kegiatan ini diwajibkan kepada mahasiswa Bidikmisi angkatan 2016-2018 Universitas Brawijaya.

Acara yagn digelar di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya itu diikuti sekitar 4000 mahasiswa. Menurut kesaksian, pada awal sesi Menristekdikti menyampaikan materi terkait pentingnya berwirausaha dan bagaimana mahasiswa tidak hanya sekedar menjadi pekerja, namun dapat pula menciptakan lapangan kerja. Disampaikan pula cerita mengenai Gojek sebagai motivasi kepada para peserta. Namun pada akhir sesi materi, Menristekdikti menampilkan QR Code dan meminta kepada audiens untuk dipindai. “Yang menjadi perhatian para mahasiswa adalah adanya kalimat yang menggiring opini untuk memilih salah satu calon presiden, dimana hal ini telah termasuk unsur kampanye,” kata Nurdiyansyah dalam siaran persnya, Sabtu (30/03/2019).

Aliansi BEM SI meyakini Menristekdikti bukanlah anggota partpol, tim kampanye, ataupun pelaksana kampanye yang didaftarkan ke KPU. Sehingga Menristekdiktik dinilai melanggar Pasal 299 ayat 3 UU. No 7 tahun 2017. Selain itu juga melanggar Pasal 280 ayat 1. Karena telah berkampanye di kampus sebagai tempat pendidikan. “Sejatinya ini bukanlah kali pertama penyampaian materi oleh Menristekdikti yang meresahkan mahasiswa. Pada 20 Maret di Universitas Siliwangi, slide yang sama juga ditampilkan ketika Menristekdikti menyampaikan materinya,” sebutnya.

Karena itu, Aliansi BEM SI yang diwakili BEM KM UGM, BEM KM IPB, dan BEM KM UNJ melaporkan Mohamad Nasir selaku Menristekdikti, atas dugaan pelanggaran kampanye ke Bawaslu RI pada Jumat, 29 Maret 2019.*/bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here