Home Berita Alap-Alap Jokowi Balik Kandang

Alap-Alap Jokowi Balik Kandang

215
0
SHARE
Sukeralawan Alap-Alap Jokowi kembali ke habitat masing-masing setelah terpilihnya presiden dan wakil presiden. (tiras.co/istimewa)

JOGJA, tiras.co – Anak-anak muda sukarelawan Jokowi yang tergabung dalam Alap-Alap Jokowi sudah menyelesaikan tugas mendukung sepenuhnya presiden dalam memilih kabinet untuk periode lima tahun mendatang. Karena itu mereka menyatakan balik kandang dan menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa.

”Tugas kami sebagai sukarelawan sudah selesai yakni membantu Joko Widodo-Ma’ruf Amin memenangkan pilpres. Itu saja,” tandas inisiator Alap-Alap Jokowi, Muhammad Isnaini di Yogyakarta, kemarin.

Ia mengungkapkan Alap-Alap Jokowi tidak akan pernah masuk ke persoalan lain khususnya yang menjadi domain presiden atau hak prerogatif presiden.

Setelah pilpres selesai, sukarelawan kembali ke habitat masing-masing, balik kandang. Mereka yang jadi petani, kembali ke sawah, yang pengusaha, juga kembali menjalankan aktivitas bisnisnya. Begitu pula yang nelayan kembali melaut.

Ditegaskannya, Alap-Alap Jokowi tetap militan mengawal presiden dan wakil presiden Indonesia. Mereka tidak akan masuk ke ranah presiden. Yang jelas, mereka mendukung pasangan tersebut membangun bangsa ini lebih maju. Sukarelawan tidak akan pernah meragukan komitmen Jokowi-Ma’ruf Amin membangun bangsa dan negara.

Kembali ke Habitat

Meskipun mereka sudah kembali ke habitatnya masing-masing, ia berharap kepada anggota Alap-Alap Jokowi yang tersebar mulai Aceh, Lampung, Jambi, Batam, Jakarta dan sekitarnya, Garut, Jawa Tengah, DIY, Tulungagung, Jawa Timur, Samarinda, Manado, Makassar, Kendari, Ambon, NTB, NTT, dan Papua tetap mendoakan Jokowi-KH Ma’ruf Amin agar lancar memimpin bangsa Indonesia.

”Selanjutnya, sukarelawan yang tersebar dari Aceh hingga Papua bisa menjadi wadah silaturahim anak bangsa,” imbuhnya. Sejak Alap-Alap Jokowi dibentuk di Jogja Expo Center (JEC) pada Maret 2015, komitmennya sudah jelas yakni mengawal Jokowi secara mandiri.

Artinya, segala bentuk kegiatan atau pertemuan berasal dari swadaya mereka. Bahkan membuat kaos pun mereka iuran sendiri-sendiri. Sukarelawan menerapkan subsidi silang, mereka yang mampu membantu yang tidak mampu.

Selain itu, di Alap-Alap Jokowi tidak pernah ada struktur organisasi sehingga tidak mengenal ketua, komandan ataupun koordinator. Semua koordinator, semua menjadi pasukan. Pasukan yang memiliki jiwa petarung untuk memenangkan dan mengawal Jokowi-Ma’ruf Amin.

”Kami mendukung Jokowi dan Ma’ruf Amin memajukan bangsa ini dan mempersatukan bangsa. Mereka punya komitmen kuat membangun dan mempersatukan bangsa. Jadi kalau sudah menyangkut persoalan Merah Putih, kami dukung sepenuhnya,” imbuh pengasuh Pondok Pesantren Ibnu Hadi, Prambanan, Sleman, Imam Sajaroh yang kerap disapa Gus Jaroh.(anton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here