Home Berita Adanya Bandara YIA, BOB Siap Tangkap Peluang Pariwisata

Adanya Bandara YIA, BOB Siap Tangkap Peluang Pariwisata

255
0
SHARE

JOGJA, tiras.co – Badan Otorita Borobudur (BOB) siap menangkap peluang pariwisata, dengan adanya bandara baru Yogyakarta Internasional Airport (YIA) di Kulonprogo, DI Yogyakarta.

Direktur Utama BOB, Indah Juanita mengatakan, beroperasinya YIA merupakan momentum yang bagus. “ini berarti dunia pariwisata memiliki pintu gerbang baru,” katanya seraya mengumpamakan ketika akan mengundang tamu, maka sudah seharusnya membuka pintu selebar-lebarnya. “Tamu di sini adalah para wisatawan, sedangkan pintu adalah akses masuk ke sebuah wilayah. Jadi, adanya airport baru, sama saja dengan buka pintu yang lebar. Sehingga wisatawan bisa bertambah jumlahnya, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegera,” tutur Indah dalam siaran pernya, baru-baru ini.

Ia membayangkan, target wisnus dan wisman, secara nasional besar sehingga pintunya harus besar. Karena itu, pihaknya mendorong ada maskapai asing yang membuka penerbangan di YIA. Untuk itu, perlu disediakan fasilitas yang baik dan benar sesuai kapasitasnya. Artinya, ketika yang datang maskapai menggunakan pesawat berbadan lebar, maka jumlah penumpang datang akan banyak. “Maka, harus dipikirkan di mana saja mereka akan ditampung. Semua harus terserap baik di hotel, losmen, maupun homestay,” jelasnya.

Banyaknya wisatawan ini, kata Indah, akan memberikan multiplier effect yang besar dan memicu pertumbuhan ekonomi yang tinggi di DIY dan Jateng. Itulah harapannya dengan semakin cepat beroperasinya bandara baru Kulonprogo tersebut. Sehingga diharapkan semakin cepat pula pertumbuhan akomodasi dan bertambahnya lama tinggal wisatawan.

Sebagai satuan kerja pemerintah, di wilayah koordinatif BOB ikut merangkul pemangku kepentingan agar siap menyambut tamu yang akan datang. Kesiapan itu misalnya menyediakan fasilitas akomodasi, kuliner, dan belanja. Sementara, di wilayah otoritatif BOB terus menyelesaikan program perencanaan, status lahan dan persiapan pembangunan. “Pembangunan fisik akan dimulai awal 2020,” sebutnya.

Sejauh ini, BOB telah mengembangkan kawasan glamorous camping (glamping) De’Loano yang diresmikan Menteri Pariwisata Arief Yahya pada 14 Februari 2019. De’Loano menjadi titik menyedot wisatawan. “Saat ini kami masih mempromosikan glamping. Dibantu dengan tim digital marketing Kementerian Pariwisata, peminat Glamping De’Loano pun terus bertambah. Setiap akhir pekan De’Loano selalu penuh dipesan wisatawan. Di mesin pencari Google pun belasan ribu orang penasaran dengan Glamping De’Loano,” sebutnya.

Upaya yang dilakukan untuk menarik wisatawan, BOB melatih penduduk agar bisa menerima turis dengan baik. “Kami merangkul masyarakat agar mereka tidak merasa ditinggalkan dan hanya menjadi penonton,” jelas Indah. */bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here