Home Berita Ada “Malioboro” di Kota Madiun

Ada “Malioboro” di Kota Madiun

69
0
SHARE
7jMADIUN-FOTO
CANTIK: Jalanan di depan Balai Kota Madiun tampak cantik di malam hari. (Foto: tiras.co/bambang sk)

MADIUN, tiras.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur mempercantik diri kotanya agar tampak indah. Di sejumlah trotoar jalan utama seperti Jalan Pahlawan ditata menyerupai Jalan Malioboro Yogyakarta, supaya bisa dinikmati warganya dan menarik kunjungan wisatawan.
“Pemerintah Kota Madiun memang sedang meniru pelataran Jalan Malioboro untuk mempercantik kota agar memiliki keindahan seperti Jogja,” tutur Deddy Purnomo Santoso dari Bagian Umum Sekretariat DPRD Kota Madiun, saat menerima kunjungan wartawan Unit DPRD DIY di DPRD Kota Madiun, beberapa waktu lalu.
Kunjungan didampingi Kasubag Humas DPRD DIY Pat Nugroho dan sejumlah anggota Komisi A DPRD DIY yang dipimpin ketuanya, Eko Suwanto. Usai di DPRD, rombongan melanjutkan kunjugan ke PT Industri Kereta Api atau INKA (Persero) Madiun. Mereka melihat dari dekat proses produksi kereta api. Selain itu, peserta juga menyempatkan berkunjung ke Monumen Korban Keganasan PKI 1948 di Madiun.
Selain memperindah fasilatas umum, Pemkot Madiun berkomitmen pada pendidikan dan kesehatan warganya. Bahkan, sudah sejak 2010, alokasi anggaran pendidikan diberikan lebih 20 persen. Juga, anggaran di bidang kesehatan dan infrastruktur lainnya terus diupayakan untuk ditingkatkan. Ruang terbuka hijau dibangun di tiap kelurahan. Taman kota dan ruang publik pun dijadikan kian ramah lingkungan.
“Tahun ini meski kondisi keuangan kurang menguntungkan, Pemkot Madiun memberikan program bantuan laptop bagi pelajar SD dan SMP senilai Rp 40 miliar,” jelas Deddy.

Santunan Warga
Program prioritas lainnya, langsung ke masyarakat, termasuk santunan kematian bagi warga miskin. Pemerintah mengalokasikan pos anggaran untuk kesehatan masyarakat melalalui Program JKN, termasuk santunan kesehatan khususnya bagi warga kurang mampu. Akses internet pun disediakan di tiap Rukun Tetangga (RT).
Di tiap RT terdapat dua sampai tiga hotspot akses internet gratis. Ini dimanfaatkan anak SD sampai SMA untuk belajar online di masa pandemi. Tak heran kalau pada 2019 lalu Madiun menjadi salah satu kota yang meraih predikat sebagai Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM).
Di trotoar Jalan Pahlawan yang tampak luas dipajang deretan kursi panjang untuk dimanfaatkan duduk santai warganya. Lampu hias model keraton menerangi trotoar dan badan jalan. Tak ada satu pun pedagang kaki lima berjualan di situ. Penutupan beberapa ruas jalan di masa pandemi dikeluhkan salah seorang sopir grab karena berpengaruh langsung pada sepinya penumpang. bambang sk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here